PENGARUH USIA PEMBERIAN MP-ASI DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA GEDANGAN KABUPATEN ASAHAN
Keywords:
Balita, MP-ASI, StuntingAbstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang sering dihadapi di Indonesia. Dalam kondisi ini, pertumbuhan balita terhambat dan ditandai dengan tinggi badan yang lebih rendah dari standar usianya. Stunting merupakan suatu keadaan yang menggambarkan riwayat kekurangan gizi yang disertai dengan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi yang terjadi dalam jangka waktu yang lama. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting akan tampak pada saat bayi berusia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pemberian MP-ASI Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Penelitian ini studi observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Desa Aek Haruaya sebanyak 30. Hasil uji statistik pengaruh usia pemberian dan jenis MP-ASI pertama terhadap stunting menunjukkan nilai p = 0,073 dan p = 0,415, maka tidak terdapat pengaruh usia pertama pemberian MPASI terhadap risiko kejadian stunting pada balita di Desa Aek Haruaya. Kesimpulan penelitian ini adalah Usia pemberian MP-ASI dan jenis MP- ASI tidak berpengaruh terhadap risiko kejadian stunting pada balita di Desa Aek Haruaya.






