Efisiensi : Menuju Tanjung Balai EMAS Dengan Sumber Daya Terbatas
Keywords:
Tanjungbalai, EMAS, 2045Abstract
Salah satu pilar utama visi Tanjungbalai EMAS adalah peningkatan
kualitas pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan manusia.
Sebab, tanpa pembangunan manusia, kesejahteraan sulit tercapai.
Demikian pula sebaliknya, tanpa kesejahteraan, pembangunan
manusia tidak akan berkelanjutan. Ketidakseimbangan ini akan
menghambat pencapaian visi dan misi pembangunan yang telah
dicanangkan.
Namun demikian, pertanyaannya: bagaimana mewujudkan visi
tersebut di tengah tren efisiensi dan keterbatasan anggaran saat ini?
Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun
2025 tentang Efisiensi Belanja, yang mengatur agar seluruh pemangku
kepentingan melakukan reviu belanja berdasarkan tugas dan fungsinya
demi optimalisasi pelaksanaan APBN dan APBD.
Agar visi Tanjungbalai EMAS benar-benar terwujud, efisiensi harus
dilakukan secara strategis dan bijak, terutama dalam bidang
infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan
penanggulangan bencana. Upaya ini juga harus selaras dengan
program nasional prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) guna
memutus mata rantai stunting sebagai bagian dari pencapaian
Indonesia Emas 2045, yaitu sebuah gagasan besar menjadikan
Indonesia sebagai negara berdaulat, adil, maju, dan makmur pada
momen 100 tahun kemerdekaan.







