HUBUNGAN STIMULASI DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 3-12 BULAN DI DESA AEK HARUAYA KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA TAHUN 2025
Keywords:
Stimulasi Motorik Kasar, Stimulasi Motorik Halus, Stimulasi Bahasa, Stimulasi Sosialisasi Dan Perkembangan AnakAbstract
Stimulasi dimaksudkan untuk melatih kemampuan bayi agar bayi dapat menguasai ketrampilan tertentu pada usia yang seharusnya. Cukup banyak kejadian keterlambatan perkembangan terjadi hanya karena kurangnya stimulasi. Banyak kemampuan sebenarnya telah dapat mulai dipelajari sejak dini). Pemberian stimulus seperti dengan mengajak anak untuk melakukan kegiatan bermain yang melibatkan gerak fisik motorik. Anak usia dini juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik-motorik mereka. Kegiatan bermain yang demikian disebut juga dengan kegiatan bermain fungsional, misalnya seperti gerakkan berlari, melompat, merangkak, memanjat, dan sebagainya.Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui Hubungan stimulasi dan perkembangan anak usia 3-12 bulan di Desa Aek Haruaya. Pengabdian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan studi deskriptif korelasi yaitu suatu desain untuk menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 3-12 Bulan di Desa Aek Haruaya yang berjumlah 71 anak, maka besar sampel 60,2972 dibulatkan menjadi 60 orang. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square, p < 0,05, dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik, p < 0,25. Hasil penelitian dengan analisis bivariat bahwa ada hubungan stimulasi motorik kasar 0,006 <α 0,05, stimulasi motorik halus 0,008 < α 0,05, stimulasi bahasa 0,019 < α 0,05, stimulasi sosialisasi 0,013 <α 0,05 dengan perkembangan anak usia 3-12 bulan . Hasil penelitian dengan analisis multivariat menunjukkan variabel yang dominan berhubungan adalah Stimulasi Motorik Kasar ( Exp (B) 8,317). memberikan stimulasi pada anak adalah untuk membantu anak mencapai tingkat perkembangan yang optimal atau sesuai dengan yang diharapkan.








