PENDIDIKAN KESEHATAN PENGARUH USIAPEMBERIAN MO-ASI DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-23 BULAN DI DESA AEK HARUAYA

Authors

  • Johan Saputra STIKES Paluta Husada Author
  • Ervina Mulia STIKES Paluta Husada Author
  • Ica Fauziah Harahap STIKES Paluta Husada Author

Keywords:

Balita, MPASI, Stunting

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan yang menggambarkan riwayat kekurangan gizi yang disertai dengan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi yang terjadi dalam jangka waktu yang lama. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting akan tampak pada saat bayi berusia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pemberian MP-ASI Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 12-23 Bulan. Penelitian ini merupakan studi observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Data penelitian ini menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 12-23 bulan di Desa Aek Haruaya sebanyak 80. Sedang sampel yang digunakanyang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 80 yang diambil secara Simpel Total Sampling. Hasil uji statistik pengaruh usia pemberian dan jenis MP-ASI pertama terhadap stunting menunjukkan nilai p = 0,073 dan p = 0,415, maka tidak terdapat pengaruh usia pertama pemberian MPASI terhadap risiko kejadian stunting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Aek Haruaya. Kesimpulan penelitian ini adalah Usia pemberian MP-ASI dan jenis MP- ASI tidak berpengaruh terhadap risiko kejadian stunting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Aek Haruaya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENDIDIKAN KESEHATAN PENGARUH USIAPEMBERIAN MO-ASI DINI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-23 BULAN DI DESA AEK HARUAYA. (2025). JPMI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Munandar Membangun Indonesia, 1(2). https://mmipublisher.yayasanmmi.com/index.php/pengmas/article/view/29